Tuesday, August 31, 2010

XII - Telur Pidan

Telur Pidan

Kutuang sedikit kata untukmu, telur..
Mengenang masa2 penantianmu..
100 hari telah kau lewati..
Kegelapan..
Kekeringan..
Kesepian..
Kesesakan..

Kau lewati seorang diri..
Tak seorangpun setia mendampingimu..
Kau, terlupakan..
Dengan susah payah kau bertahan..
Menanti pribadi yg mengerti akan dirimu..

Telur, oh, telur..
Sungguh malang nasibmu !

Semua upayamu sia2..
Kau gagal, kau hilang, kau remuk !
Kau hanya berharap, dan menanti..
Akankah dirimu masih tersisa..?
Akankah ada senyum untukmu..?
Akankah kau buahkan kebahagiaan..?
Hanya secercah saja..
Dan tak pasti..
Dalam rebusan..

Maafkan aku, telur..
Tak ada lagi yg dapat kuperbuat..

No comments:

Post a Comment